10 Tips Menjaga Data Pribadi Aman di Media Sosial

  • Whatsapp
Menjaga data pribadi
utahgiveaway.com

Menjaga Data Pribadi – Media sosial memainkan peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Situs web seperti Facebook, Twitter, dan Instagram adalah saluran sosial paling umum yang digunakan untuk terhubung dengan orang lain. Dengan lebih dari 2,77 miliar pengguna media sosial saat ini, situs web media sosial seperti itu menjadi platform yang sempurna untuk pencurian identitas. Dengan basis data pengguna sebagian besar berupa informasi pribadi, merupakan tanggung jawab platform media sosial untuk menjaga informasi pribadi tetap aman.

Setiap tahun, jutaan orang menjadi korban pelanggaran data dan pencurian identitas. Jika Anda menjadi mangsa, Anda dapat kehilangan data pribadi. Ini terjadi ketika Anda hanya bergantung pada platform ini untuk menjaga data pribadi anda. Keamanan online adalah tugas yang paling berat, tetapi beberapa cara berikut dapat membantu Anda tetap aman di media sosial.

Berikut adalah 10 Tips untuk Menjaga Data Pribadi Anda Aman di Media Sosial

1. Gunakan kata sandi yang kuat dan gunakan pengelola kata sandi

Orang menggunakan banyak akun sosial untuk berbagai tujuan. Namun demikian, jika kata sandi Anda lemah, keamanan akun Anda akan terganggu. Juga jika Anda menggunakan kata sandi yang sama untuk akun yang berbeda, semua akun Anda bisa diretas oleh peretas.

Pastikan untuk menggunakan kata sandi yang unik dan kuat untuk Anda setiap akun sosial. Kata sandi Anda harus menyertakan angka, kata, huruf besar dan kecil, dan karakter khusus agar bisa menjaga data pribadi. Semakin kuat kata sandi yang Anda gunakan, semakin sulit bagi peretas untuk memecahkan kata sandi Anda. Ubah kata sandi Anda setidaknya sebulan sekali. Cobalah untuk menyimpan kata sandi yang berbeda untuk akun media sosial yang berbeda. Jika Anda memiliki masalah untuk mengelola kata sandi, Anda dapat menggunakan pengelola kata sandi.

2. Tambahkan otentikasi dua langkah untuk setiap akun sosial

Jika Anda menggunakan otentikasi dua langkah pada akun sosial Anda, itu akan menambah lapisan keamanan tambahan. Ketika seseorang masuk ke akun Anda dari lokasi baru, perangkat atau browser akan meminta kata sandi, yang harus dimasukkan untuk masuk ke akun sosial Anda. Ini berarti bahwa setiap kali Anda masuk, Anda juga harus memasukkan kode unik yang dikirimkan pada ponsel Anda oleh situs web media sosial. Banyak orang berpikir itu memakan waktu, tetapi jika Anda sangat memperhatikan privasi Anda, Anda perlu menerapkan otentikasi dua langkah pada setiap akun sosial.

3. Atur jawaban keamanan dan perbarui pengaturan privasi

Semua platform media sosial memberi opsi untuk membatasi pengunjung demi menjaga data pribadi. Tetapi banyak orang tidak menyadari pentingnya hal itu. Penting bagi setiap pengguna untuk menjelajahi, mencoba, dan meninjau pengaturan tersebut. Anda juga dapat mengatur pertanyaan keamanan di akun Anda. Alih-alih menetapkan pertanyaan umum seperti “Siapa nama ibumu?” Atau “Dari tempat Anda berada?”, Gunakan pertanyaan yang sulit dipikirkan semua orang.

4. Berhati-hatilah dengan apa yang dibagikan

Hindari berbagi informasi pribadi secara online karena informasi Anda, termasuk alamat email, nomor telepon, dan nomor jaminan sosial, sangat bernilai bagi peretas dan perusahaan penambangan data.

Lihatlah profil media sosial Anda dan cobalah untuk menyembunyikan identitas tentang tanggal lahir, alamat email, dan nomor telepon.

5. Gunakan VPN

Jika Anda ingin menjaga percakapan, pesan, dan panggilan tetap aman; Anda dapat menggunakan alat enkripsi yang disebut VPN. VPN membantu menjaga komunikasi Anda tetap terenkripsi dan aman. Semua informasi akan aman antara situs web dan penyedia layanan VPN.

6. Tetap perbarui sistem dengan antivirus terbaru

Tetap perbarui sistem dengan antivirus terbaru. Jangan pernah mengoperasikan komputer yang menhubung internet tanpa menginstal perangkat lunak anti-malware dan antivirus. Ada banyak perangkat lunak antivirus berbayar dan tidak dibayar yang tersedia. Untuk mengamankan perangkat seluler, gunakan aplikasi antivirus untuk mengamankan aktivitas online Anda dan data penting.

7. Verifikasi permintaan teman dan blokir akun palsu

Platform seperti Facebook dan Instagram banyak terdapat profil palsu. Akun palsu itu bisa berupa peretas, organisasi yang mencurigakan, atau bahkan seseorang yang ingin memantau aktivitas Anda. Jangan terima permintaan pertemanan apa pun tanpa verifikasi. Jika seseorang mengganggu Anda, ada baiknya melaporkan dan memblokir profil tersebut.

8. Periksa kotak surat Anda secara teratur untuk memeriksa upaya login yang mencurigakan

Biasakan memeriksa email secara teratur. Banyak orang mengabaikan email dari Facebook, Twitter, atau akun sosial lainnya. Mereka mungkin berpikir itu adalah pemberitahuan dari teman mereka, tetapi itu bisa berupa upaya masuk oleh peretas, dan platform sosial Anda ingin memberi tahu tentang hal itu agar bisa menjaga data pribadi.

Jika Anda mendapat email mencurigakan atau upaya masuk ke akun Anda, ubah kata sandi Anda sesegera mungkin.

9. Gunakan browser yang diperbarui untuk Menjaga Data PribadiĀ  lebih aman

Gunakan browser yang diperbarui untuk pengalaman menjelajah yang menyenangkan. Pastikan untuk menggunakan versi browser terbaru yang tidak rentan terhadap peretas. Selain itu, jangan menyimpan kata sandi Anda di browser karena jika sistem Anda menyetujuinya, peretas dapat dengan mudah membaca kata sandi yang disimpan dari peramban hanya dengan beberapa klik.

10. Log off ke akun Anda saat digunakan.

Praktik penting dan bagus terakhir adalah, selalu logout setelah selesai mengakses media sosial.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *